Gw kira rasanya akan sama aja. Ada rasa kangen ya wajar karena jauh dari tempat yang selama ini kita sebut familiar. Tapi ternyata ada rasa rindu yang pukulannya berbeda. Di kasus gw, gw cuma kenal satu orang Indonesia. Beliau bilang kalau mau temen jalan-jalan bisa lah berkabar biar jalan bareng. Tapi karena gw ada kerja dari senin-jumat, sedangkan beliau nggak, jadinya waktu kami seringkali nggak pas. Sedangkan di akhir pekan, gw habiskan bersama suami. Bulan pertama masih terasa integrasi. Berusaha mengenal supermarket mana yang jual apa. Cari ini itu di mana. Menghafal jalur transportasi umum. Mengenal, membaca dan memahami nama daerah atau tempat dari huruf cyrilic-nya untuk sekedar "kalau nyasar, bisa kasih tau suami lagi ada di mana" karena seringkali online maps dihambat pemerintah. Bulan kedua sudah mulai mengenal banyak hal. Sudah punya kartu atm untuk pembayaran. Visa panjang juga sudah di tangan. Mulai berhati-hati dengan banyak hal, mana yang boleh mana ya...
"Treat hijab as a protection for yourself. Look at the good things that
you will gain when you wear it. Yes it's simpler without it, but with
it, is better right? It's not about being ready or not. It's about
willingness to wear it. If you are willing, you will be consistent and
you will continue to wear it all the way. Just don't give up :D and you
are also representing the religion. So show others what islam really is.
You can do it!"
That was my friend said to me when I told him I wanna wear hijab consistently
That was my friend said to me when I told him I wanna wear hijab consistently
Comments
Post a Comment
Share your thoughts with me here