Skip to main content

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

Deadly beautiful


I didn’t go to work last tuesday, why? Because I got diarrhea. I texted my supervisor and two colleagues of mine, telling them that I will not go to work. When I told them that I got diarrhea, they start to ask why, what did I eat, how come, blablabla…

A day before, I went to 4 malls in Surabaya. Hey, not because I love to explore malls, but I need to go there to find something and meet some friends. I went out at 9am and back home at 8 pm. Kenyang kenyang deh keliling Surabaya.

The last mall I went with my besties, we went to a coffee shop (Tous Les Jours) and eat the breads there. I am curious about the taste of other bread because the tart cake of my supervisor birthday was ordered there and that was so tasty. So my friends take me there, to taste it. After enjoying our stories in coffee shop, we went to a supermarket. Still in the same mall. I start to shop my daily foods, because I plan to cook for whole week. Actually I prefer traditional market than supermarket to buy groceries but yea I live to far from traditional market so I make it here. In this place.

 I love this mint color of this TLJ

The tragedy is starting here…

I bought chicken, corns, broccoli, and some onions, paprika and this and that. The point is in chicken. I really avoid to buy ‘fresh chicken’ in supermarket because usually it is already packed and covered by plastic so I couldn’t touch it to make sure that it is still ‘fresh’.

Then I went home and put them all in refrigerator. I planned to cook it next day. Wake up and realize that my refrigerator is shut down. Wow. Start to worry about my groceries dong. Then I fry the chicken and put it in my table. ‘Ok I will make the sweet sour sauce tonight. It’s too late to cook now’. I left it on my table and going out again with another friend. It still Sunday. But I already ate the fried chicken a bit.
And start to feel something weird on my belly…

After going out all day long, I arrived home at 5 pm I guess and start to make the sauce for fried chicken that I left this morning. Really, it so tasty. I mean the sauce. Because some people already taste it and told me that it is tasty. But yes, the taste for fried chicken is different. It wasn’t so fresh. Hmm.. but I still eat that. Ate that night and for breakfast the next day.

 so beautiful and instagramable right?? but deadly! sedih deh

At office, I ate spicy mango, well like asinan. In an hour I couldn’t concentrate at all, my belly really feel something wrong. Went home and successfully use the toilet for a longggggggggg time. And yes, I got diarrhea. After long time never got diarrhea, now I feel it and it make me feel so weak in a day.

nggak lagi hamil tapi ini tuh seger banget dimakan di Surabaya, apalagi mangga yang belum mateng sempurna.

I absent, and a colleague next to mine asked me. She texted me, and nasty words coming from her …


‘Pris kenapa nggak masuk?’
‘Diare, gatau nih dari apa’
‘Bukan dari asinan mangga kemaren kan? Atau kamu terlalu malem liat supermoon? Jadinya masuk angin’
‘Ihh orang diare kok dibilang masuk angin’
‘Abis makan apa sih?’
‘Kayaknya sih ayam yang aku masak kemarin deh, aku kemarin masak ayam’
‘Huahahahhahahahaahah makanya jangan masak sendiri, bisa diare kalo kamu makan masakan kamu sendiri. Untung cuman diare, bukan keracunan parah’

Nasty right??

So I suspect the chicken I bought a day before. The chicken wasn’t so fresh and maybe already contains bacteria that I couldn’t see. Ya kali bisa liat bakteri tanpa mikroskop, nggak laku yang jual mikroskop.

What is the moral value? Something beautiful could be so deadly. Be careful!

Comments

  1. The spicy mango look so deliciouse huhu
    Klo di bogor banyak ni di pinggir2 jalan
    Nah klo beli ayam di supermaket emang gitu suka takut takutan kurang fresh

    ReplyDelete
    Replies
    1. emang delicious banget soalnya kl nggak enak nggak bakal ada yang makan haha

      asinan Bogor bukan? dimana2 kliatan asinan bogor soalnya hoho

      Nahhh itu makanya, itu baru pertama kali beli ayam di supermarket dan zonk T_T

      Delete
  2. Replies
    1. Hemm diajak diare pisan ta din? Hahaha

      Malah katae temenku 'ya soale kamu yg masak, jadinya keracunan kamu' kurang hasyeeemm

      Delete
  3. Wkwkwkwk, mulane dimasak mbak. Ayam entah mbok untal yo perkoro, hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pengen ala2 kuntilanak mas, nguntal ayam mentahhh

      Delete
  4. saya mah justru merasa senang hati kalau demikian kejadiannya, lagian kenapa juga solo karier ajah, cpba ngajak-ngajak nggak bakalan begitu kejadiannya...sukuriiinnn

    ReplyDelete
    Replies
    1. Malah disukurin 😭😭😭

      Yawes lain kali tak ajak smuanya biar kalo diare juga bareng2 😂😂

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Getting my Hands on Film Camera

In attempts to slow_myself_down_away_from_digital_life, I am getting my hands on film camera. Yes, the kind of camera where you need to put the film roll in and then start snapping. If you are lucky, the pictures will turn up good but if not then we let the fate decide. This is not my first rodeo on using film camera, but it definitely is the first ever to buy the film and develop it using my own money. It is not cheap, which I know.  What can I say, it's an expensive hobby.  I used my first film roll to take photos of my favorite people. So it has more human than random pictures. It was on family event. After the last shot, I wanted to develop it before I flew to Bali but they had no lab. Luckily we have the lab in Bali. I developed and scanned the film in Ojisanfilmlab Bali. They're just a google away. They sell the roll as well. I had to tell the TSA to do the hand checking rather putting it through the scanner. They understood.  Cimol hides himself in his favorite sp...

Gampangnya Apply e-visa Rusia

Red square Jadi, WNI diberi kemudahan untuk ke Rusia. Cukup dengan apply e-visa yang bisa didapatkan dalam hitungan hari saja. Meskipun sudah sering apply e-visa, tapi e-visa Rusia ini agak unik formulirnya. Jadi sebelum apply, gw baca gimana caranya di sini yang amat sangat runtut dan mudah dipahami. Sebelum isi formulir online, ada baiknya siapkan foto 3.5 x 4.5 dengan background putih dulu. Setelah itu jangan lupa untuk beli asuransi. Karena agak kepikiran, gw putuskan untuk beli asuransi dari perusahan yang ada di sana. Asuransi yang gw beli dari sini . Tadinya setelah beli kok nggak ada info apapun, bahkan bukti bayar pun nggak ada. Tapi petugasnya cukup tangkas setelah gw email, gw langsung dapat asuransinya. Nomer asuransi diperlukan untuk mengisi formulir, jadi harus beli asuransi sebelum apply visa.  Nah, bagi gw, ini formulir baru kali ini dapat pertanyaan yang unik-unik semacam apakah pernah pelatihan militer, wajib militer, pernah pegang / punya senjata, bahkan sampai ...

Setelah Schengen Visa Ditolak Jerman

Bentheim Gw tau Jerman tuh emang meticulous banget, tapi gw nggak sangka bakal se- meticulous itu. Kira-kira bulan Maret gw apply Schengen via Jerman. Kenapa via Jerman? Karena Belanda nggak ada slot heheheee. Rencana perginya bulan April kalau nggak salah waktu itu. Karena suami ada libur tapi cuma pendek banget, dan dia pengen banget pulang ke sana, yaudah lah coba aja. Dapet antrian, mana bayarnya 700ribu pula 😅 lalu pergilah gw submit semua dokumen gw.  Gw bukan yang pertama kali mengajukan Schengen, jadi gw udah "tau" harus submit apa aja. Karena sebagai orang yang menikah dengan warga EU, kami berhak untuk tidak menunjukkan buku tabungan (yg penting tabungan pasangan yang EU yg ditampilkan), dll. Dengan ina inu, eh ternyata diminta surat kerja lah, kalau freelancer harus kasih tau bukti kerjaan juga. Gw rasa ribet ya karena nggak formal kerjanya, jadi ya udah gw tulis ibu rumah tangga. Itu juga masih harus bikin surat pernyataan siapa yg membiayai biaya hidup gw kala...