Skip to main content

Rough Guide to Bali

Penjor "Hey I am coming to Bali, can you recommend me things to do?" I got that question a lot. I get it, I live in Bali so people would think that I master everything about Bali. Well... 50:50. I happened to travel around Bali since 2017. So it wasn't wrong to assume me knowing Bali. But I am also a lazy traveler so I don't always do many things in one place.  That is why we will call this a rough guide to Bali.  First thing first, define your style of traveling. Because we all know that Bali is an island. Not a city. So it is quite big, you know. You can not explore all of it in two weeks. Well you might be able to do so, but probably not immersing enough of it.  So... what is your style of traveling? Bali offers you some cultures, quiet normal life, party hotspots, quiet beaches, busy beaches, temples, and so on.  Mt Batur West part of Bali (Canggu, Seminyak, Kuta) If you enjoy partying, you might want to spend your time more in the west part of Bali like Canggu, ...

Snorkeling



‘Sayang, snorkeling yuk’

‘yuk!!!!’

Oh wait! I cant swim!

Sembari diketawain HJ, ‘you should learn how to swim since 5’

Duh aku butuh solusi!

Then somebody said ‘don’t worry, they have life jacket for you. You can do it although you can’t swim’
Yes! Cerah duniaku!

Ternyata, baru 2 tempat udah keok. Udah nggak kuat. Kaki udah kram, tangan udah pegel banget. Dan aku cenderung floating tapi ngadep langit. Ya apa apaan kalo endingnya ngambang tapi ngadep langit. Snorkeling kan ngadep bawah. 
 
gambarnya pinjem google

Pasalnya, pasalnya, itu kacamata snorklingnya itu bocor. Bukan bocor sih, tapi nggak water resistant. Duh apa sih namanya, semacem ngerembes gitu lho. Jadi kan udah nggak bisa renang ya, langsung dicemplungin laut, syok kaget trus napas pake idung. Dasar begoooo. La kan napas harus pake mulut ya. Duhh ini otak nggak singkron banget sih. Yang 2 lokasi pertama sih nggak seberapa bagus kata HJ dibandingin dengan 2 lokasi terakhir. Soalnya 2 lokasi terakhir itu liat kura-kura gede banget dan liat fish garden. Yang mana aku udah keok nggak berani nyemplung lagi. yaudah jadinya aku nunggu di boat ngobrol cantik sama mas-mas kapalnya. 

Btw, this was my first snorkeling. Dan dan dan…tetep jadi satu-satunya orang indonesia dikapal itu. Ini awak kapalnya jangan diitung lho ya. Itung penumpangnya aja, aku jadi yang paling eksotis sekapal. Read : yang bermuka paling kusem.


Promised him two things, to learn swim so we can dive later. Diving lho!!! Bayangkan! Diving!! Renang aja masih gaya batu dada, malah diving! Dia bilangnya ‘diving in shark point’. Sepuntene mas, budal o dewe. 

note: kita nggak bawa hape, kamera apapun sama sekali. jadi nggak ada sesi dokumentasi di part ini

Comments

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

[Piknik] Prambanan lagi

Salah satu pesona Jawa Tengah adalah Candi Prambanan. Saya sudah 3 kali berkunjung ke situs warisan dunia ini. Candi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan jogja ini selalu menimbulkan kesan mistis bagi saya. Terletak tak jauh dari jalan raya, sehingga mengunjunginya pun sangat mudah. Berbeda dengan Candi Borobudur yang letaknya sangat jauh dari jalan raya besar.  Ok, menurut saya ada 3 cara menuju candi ini. Menggunakan bus transjogja, taksi, dan kendaraan pribadi. Bagi yang menggunakan transjogja, saya pernah menggunakannya berangkat dari daerah kampus UNY, daerah Depok Sleman. 1 kali transit, 2 kali berganti bus. Dengan harga transjogja yang kala itu, 2014, seharga 3500 rupiah. Tapi sampai saat ini masih sama harganya, menurut info dari teman. Lokasi shelter bis berada agak jauh dari pintu masuk lokasi candi, mungkin kira-kira 500meter sampai 1kilometer. Kalau jalan, menghabiskan waktu sekitar 15-20menit. Bisa juga naik becak untuk opsi yang lain. Lagi-lagi, jangan lupa...

Rough Guide to Bali

Penjor "Hey I am coming to Bali, can you recommend me things to do?" I got that question a lot. I get it, I live in Bali so people would think that I master everything about Bali. Well... 50:50. I happened to travel around Bali since 2017. So it wasn't wrong to assume me knowing Bali. But I am also a lazy traveler so I don't always do many things in one place.  That is why we will call this a rough guide to Bali.  First thing first, define your style of traveling. Because we all know that Bali is an island. Not a city. So it is quite big, you know. You can not explore all of it in two weeks. Well you might be able to do so, but probably not immersing enough of it.  So... what is your style of traveling? Bali offers you some cultures, quiet normal life, party hotspots, quiet beaches, busy beaches, temples, and so on.  Mt Batur West part of Bali (Canggu, Seminyak, Kuta) If you enjoy partying, you might want to spend your time more in the west part of Bali like Canggu, ...

Pakai Debit Jenius di Luar Negeri

Amsterdam Central Station  Ini pertama kalinya pakai debit Jenius di luar negeri. Pemakaian ini menggunakan sumber dana EUR yang ada di aplikasi. Jadi uang yang keluar adalah uang EUR, bukan IDR.  Untuk buka rekening valas di Jenius, tinggal ditambahkan saja bagian buka akun valas lalu pilih kurs yang diinginkan. Di kasus ini gw punya rekening EUR di Jenius yang ditujukan untuk transaksi di Eropa.  Karena kemarin lagi di Belanda, akhirnya pengen coba pakai debit card Jenius karena EDC di Belanda belum tentu bisa untuk kartu kredit saja. Sebelum digunakan tentunya jangan lupa untuk menyambungkan kartu debit ke rekening mata uang asingnya biar sumber pengeluaran juga langsung dari tabungan valas itu. Tinggal klik klik aja kok. Tibalah saatnya menggunakan mata uang EUR yang sudah kubeli dari Jenius. Waktu itu gw pakainya di Schipol, di dua toko berbeda, dan keduanya nggak bisa tap langsung. Jadi harus insert kartu, tentu bukan masalah.  Karena terbiasa dengan transaksi...