Skip to main content

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

I Learn French!

la gare - Genève

I know I haven't master Dutch yet. Still, A2 and haven't even finished it yet. I learn Dutch so that I'll be able to talk with my kids and teach them Dutch too. But, since the baby is still not in the plan yet for now, or even if it is in the plan, the baby can only talk after a year they're born so I have time. 

A long time ago, I thought that French is a cool language and I wanted to learn that. Until my friend taught me to start it from the numbers which got me like "What kind of language is this?" So I stopped. I kind of forgot about it until I saw more opportunities if I master the language.

Listened to people talk in French when I was in Geneva, everyone speaks French. Even for Bonjour and Merci, they like it more in French than English which I found hard because I can't say those words. Then I found so many opportunities or future opportunities and it has to be so fluent in French. So I thought, why not learn it now? There are more countries speaking French than Dutch anyway. It's more useful. Lol. 

Ya, true, H and I said that Indonesian and Dutch are the most useless languages for any kind of job abroad, except if you work in either of those two countries 😂. 

Coca-cola was bought in Saleve after trekking

So, I started my French in Duolingo. As a starter to get myself familiar with the pronunciations. A little bit of grammar in some simple sentences. Just get to know it first before I got myself involved in a really French course. I mean, I got 50% off for the French course in the place I am working 😌 but I save it for later. 

When I started it, I felt like "Hey! It's not that difficult!" Well, what terrified me to learn French is the pronunciations. That's also the reason I gave up Chinese and chose to learn Korean instead. Turns out, Chinese grammars are so much easier than Korean 😅 

But, after a week or two of learning French, I enjoy it. So much. I mean, right now, I have no pressure to learn French that makes it more enjoyable. It doesn't scare me at all. And surprisingly, it doesn't surprise me at all. It's not that it's really new concept for me. Only so many new words to learn. Yeah of course I still learn how to speak it but for other things, I am already familiar with the other European languages grammatical and such things. 

Saleve - France

It's true what people said about "When you learn more than 2 foreign languages, learning the 3rd and so on will be so much easier" That is true. All of these similarities and differences are already accessible inside your brain. You just pick it up. At least, that's in my case 😆

Every area of those languages usually has similarities. I learned Japanese for a year (mandatory at school) and didn't last because of too many symbols to memorize. I suck at memorizing similar symbols. Although I gotta admit that Japanese grammatical is a lot easier than Korean. Learned a little bit of Spanish got me familiar with genders and verb changes. Familiarity with Deutsch made it easy to learn Dutch. 

Combining them all, make me enjoy French learning. I am glad I started it as a refreshment in the middle of coding and daily routine. Well... it's still the second week of learning. So I'll update and I hope to be able to speak it soon. Oh oh oh! I can read and understand the first sentence of what Justin Trudeau said on Twitter lol!

And no, I don't have any interests in France 😆 Only the language, I suppose 😅 

Now that I think about it, I did go to Saleve, small town in France next to the Switzerland border, unexpectedly.

So, have you learned any other languages, yet? Tell me! 😎

Comments

Popular posts from this blog

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

Jangan minta oleh-oleh!

    Taken from internet Pernah nggak kalau kita mau bepergian, trus orang-orang pada bilang 'Jangan lupa oleh-olehnya ya' ? Pasti pernah dong ya... Yang jelas saya nggak pernah ngerti kenapa orang sering meminta sesuatu ketika kita pergi somewhere. Dulu waktu kecil juga saya suka bilang begitu. Siapa yang pergi kemana pasti deh 'jangan lupa oleh-olehnya ya om, tante pakdhe, budhe, mas, mbak'. Tapi lama kelamaan saya mikir 'saya cuman ngomong aja tanpa niat minta oleh-oleh', kecuali kalo memang kita menitipkan hal itu karena memang hanya ada ditempat yang akan dikunjungi orang tersebut, misal buku. Pernah nitip beliin buku di Korea karena emang adanya disana. Jadi esensinya oleh-oleh itu apa? Saya juga kurang tau soalnya udah nggak pernah lagi minta dibawain oleh-oleh. HJ pulang ke Belanda sana saya cuma minta beliin buku. Itupun nggak dibeliin gara-gara bukunya nggak bagus kata dia. Oleh-oleh pun ada yang sekedar apa adanya karena emang adanya begitu...

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat. Why?   Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍 gambarnya lucu 😁  taken from internet