Skip to main content

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

Sunbathing, Why?

Sanur

Growing up as an Asian, in a tropical country, make me want to avoid the sun as much as possible. Well... you obviously need the sunlight still, in the morning - but not during the hottest hour of the day. 

We’re taught to cover our bodies under the sun lol. Doesn’t really matter how, but fully covered by a jacket, long sleeves, or long pants while driving a scooter is definitely a normal thing to do in Indonesia 😌😎. 

On the other hand, foreigners find it funny. Because “It’s too hot to cover yourself like that under the sun”. Well... we have two things here in Indonesia. Humidity and high temperature. You’re so right about "it’s too hot to cover like that" because we have very high humidity. But when you don't cover yourself like that, the sunlight will “bite” you, and that way you'll get sunburn. 

Moving to Bali, I see too many foreigners driving the scooter nakedly. Yes, well, in a bikini or topless and very short pants. Like, almost naked. It always makes me think “OMG you’ll get a massive sunburn! Cover yourself ffs”. In the middle of the day.

This sunny, hot, it was 35 degree, without any shade 😑

As well as sunbathing on the beach, directly exposed to the sun, on its hottest day. I usually go to the beach around 1 PM as well, but I always find a shade. I can’t let myself get direct exposure like that. In Sanur, we have a lot of trees for shade. I went to Jumeirah beach in Dubai (not a lot of trees there, or should I say there is none?) and I was the only one who was fully covered. The others? Enjoyed sunbathing in their bikinis and swimming pants. 

Long pants, jacket, cover my head and neck too because it was just too hot and sunny. 

I know, that they live in 4 seasons countries and really appreciate the sun that much. I know how happy I was when I got the sunlight during winter. But... the sun in tropical countries is dangerous during the daytime. Besides, if you wanna get as much sunlight while you’re here, just do it in the morning. It’s a lot safer than in the middle of the day. 

Though I still have the same unanswered question, “Why are you doing that?” If you're a foreigner and love to do that, let me know why.

Have a good day, people! 💜

Comments

Popular posts from this blog

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

Jangan minta oleh-oleh!

    Taken from internet Pernah nggak kalau kita mau bepergian, trus orang-orang pada bilang 'Jangan lupa oleh-olehnya ya' ? Pasti pernah dong ya... Yang jelas saya nggak pernah ngerti kenapa orang sering meminta sesuatu ketika kita pergi somewhere. Dulu waktu kecil juga saya suka bilang begitu. Siapa yang pergi kemana pasti deh 'jangan lupa oleh-olehnya ya om, tante pakdhe, budhe, mas, mbak'. Tapi lama kelamaan saya mikir 'saya cuman ngomong aja tanpa niat minta oleh-oleh', kecuali kalo memang kita menitipkan hal itu karena memang hanya ada ditempat yang akan dikunjungi orang tersebut, misal buku. Pernah nitip beliin buku di Korea karena emang adanya disana. Jadi esensinya oleh-oleh itu apa? Saya juga kurang tau soalnya udah nggak pernah lagi minta dibawain oleh-oleh. HJ pulang ke Belanda sana saya cuma minta beliin buku. Itupun nggak dibeliin gara-gara bukunya nggak bagus kata dia. Oleh-oleh pun ada yang sekedar apa adanya karena emang adanya begitu...

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat. Why?   Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍 gambarnya lucu 😁  taken from internet